1.       Menentukan kebiasaan masyarakat Aarab pra Islam

Sebelum Islam datang masyarakat Arab telah mengenal adanya Tuhan. Hal ini karena sebelum Islam yang di bawa Nabi Muhammad datang, di Jazirah Arab telah diutus para rasul Allah.

Arab menurut bahasa disebut padang pasir. Memang benar kondisi jazirah arab berupa padang pasir yang tandus. Dengan keadaa geografis tersebut juga mempengaruhi kebiasaan masyarakat Arab dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan masarakat yang baik misalnya

a.       Hubuungan antar suku dalam masyarakat Arab sangat erat (solidaritas tinggi)

b.      Sesama suku saling tolong menolong

c.       Memenuhi janji

d.      Pantang mundur

e.      Kesederhanaan

Kebiasaan yang jelek pada masyarakat Arab misalnya

a.       Suka mencuri (terhadap suku yang lain)

b.      Sangat membenci anak perempuan (sampai dibunuh, bila mengetahui anaknya perempuan)

c.       Gemar mabuk mabukan

d.      Gemar berjudi

e.      Gemar membunuh

f.        Gemar berkelahi

2.       Menentukan kepercayaan masyarakat pra Islam

Dalam hal kepercayaan masyarakat Arab mempertuhankan, misalnya

a.       Berhala

Berhala adalah benda patung yang terbuat dari batu, kayu,logam dan lain sebagainya. Mereka memberi nama terhadap berhala berhala tersebut. Nama berhala itu adalah Mana, Latta, Uzza dan Hubal. Penyebar ajaran penyembah berhala adalah Amr bin Lubayyi.

b.      Malaikat

Masarakat Arab mempercayai bahwa malaikat adalah anak-anak perempuan dari Tuhan.

c.       Jin dan ruh

Masyarakat Arab juga mempertuhankan Jin dan Ruh sebagai Tuahan mereka.

d.      Mempertuahnkan benda benda langit

e.      Masyarakat Arab juga mengenal Agama Yahudi dan Nasrani

3.       Menentukan kejadian luaar biasa yang mengiringi kelahiran Nabi Muhammad SAW

Bahwa nabi Muhammas lahir hari senin, tanggal 12 Robiul Awal. Ada beberapa kejadian yang luar biasa sebelum maupun sesudah Nabi Muhammad lahir, antara lain:

a.       Ibunya Siti Aisyah saat mengandung tidak merasakan capai yang teramat sangat

b.      Saat lahir Muhammad dalam kondisi dikhitan

c.       Saat lahir pepohonan yang semula layu menjadi segar

d.      Terjadi penyerangan Ka’bah oleh pasukan Gajah yang dipimpin raja Aabrahah.

4.       Menentukan gelar Nabi Muhammad SAW pada peristiwa peletakan hajar aswad.

Masyarakat arab sudah lama menginginkan perbaikan Ka’bah. Namun mereka tidak berani, takut terkena murka Tuhan. Taatkala usia Nabi Muhammad 35 tahun, Ka’bah terjadi keruskan terkena air bah. Sehingga Hajar Aswad terlepas dari Ka’bah. Akhirnya Ka’bah diperbaiki yang dipimpin oleh Walid bin Mughiroh. Penduduk Mekah bergotong royong termasuk Nabi Muhammad.

Hajar Aswad yang terlepas hendak dipasang kembali. Namun terjadi perselisihan, diantara para pembesar Quraisy. Siapa yang paling berhak mengembalikan Hajar Aswad ke tempat semula. Huzaifah bin Mughiroh seorang yang berpengaruh mendinginkan suasana. Ia mengusulkan orang yang tepat meletakan Hajar Aaswad, yaitu orang yang esok hari lebih awal masuk MasjidilHaram dari pintu Bani Syaibah. Nabi Muhammad lah orang yang pertama masuk ke masjidilHaram. Kemudian beliau dipercaya meletakan Hajar Aswad.

Beliau meletakan kain putih panjang, kemudian Hajar Aswad diletakan ditengah-tengah. Masing-masing kepala Kabilah memegang dan mengangkat kain itu. Apa yang dilakukan Nabi, merupakan cara agar para kabilah tidak berselisih. Atas kecerdasan dan keadilan tersebut, Nabi muhammad mendapat gelar “ Al Amin” yang artinya orang yang dapat dipercaya

5.       Menentukan usia Nabi Muhammad SAW ketika menikah.

Nabi Muhammad menikah pada usia 25 tahun. Perempuan yang dinikahinya adalah Siti Khotijah.

6.       Menentukan masa nabi Muhammad SAW menerima wahyu.

Nabi muhammad menerima wahyu pada saat usia 40 tahun, 6 bulan, 8 hari. Surat pertama yang diwahyukan adalah surat Al-Alaq ayat 1 s.d 5. Beliu menerima wahyu yang dismapaikan oleh malaikat Jibril di Gua Hira . Keesokan harinya khotijah menemui seorang ahli kitab Waraqoh bin Naufal. Dari keterangan ahli kitah, disebutkan bahwa yang menemui Nabi adalah Malaikat Jibril, dan mengatakan bahwa Muhammad akan daiangkat  menjadi Nabi dan Rosul Allah. Empat puluh hari kemudian turun wahyu dua yaitu surat Al Muddassir ayat satu sampai tujuh.

Nabi Muhammad menerima wahyu pertama pada tanggal 17 Ramadhon 41 Fil. Bertepatan dengan 16 Februari 610M.

7.       Menentukan salah satu sebutan bagi para sahabat Nabi Muhammad SAW.

Golongan Sahabat Nabi yang masuk Islam pertama kali disebut Assabiqunal Awwalun.

8.       Menyebutkan golongan perempuan yang pertama kali masuk Islam

Dari golongan perempuan yang pertama kali masuk Islam adalah Siti Khotijah. Dari golongan tua adalah Abu Bakar Asidik r.a. dari golongan anak-anak adalah Ali bin Abi Tholib. Sedangkan dari golongan budak yang pertama kali masuk Islam adalah Zaid bin Haritsah

9.       Menyebutkan tempat yang digunakan Nabi Muhammad SAW untuk melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi.

Nabi melakukan dakwah secara sembunyi sembunyi di rumah Arqam bin Abil Arqam Al-Makhzumi.

10.   Menentukan dasar perintah berdakwah.

Setelah 3 tahun Nabi Muhammad berdakwah secara sembunyi-sembunyi, akhirnya Nabi Muhammad menerima wahyu yang memerintahkannya berdakwah secara terang-terangan. Dasarnya adalah Al Quran  surat Al Hijr ayat 94.

11.   Menyebutkan paman Nabi yang  menentang dakwah Nabi Muhammad.

Paman Nabi yang menentang dakwahnya adalah Abu Lahab. Mengenai penentangan dakwah Nabi secara terang-terangan oleh pamannya itu telah dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Lahab ayat 1-5.

12.   Mengidentifikasi sifat yang wajib dimiliki oleh Nabi dan Rasul Allah SWT.

Sifat-sifat yang wajib dimiliki oleh Nabi dan Rosul  adalah

a.       Sifat sidiq yang artinya benar

b.      Sifat amanah yang artinya dapat dipercaya

c.       Sifat fatonah yang artinya cerdas

d.      Sifat tablig yang artinya menyampaikan.

13.   Menentukan pengertian Isra’ atau Mi’raj yang dialami oleh Nabi Muhammad.

Pengertian Isra’ adalah perjalanan Nabi dari masjidil Haram di Mekah ke masjidil Aqso di Palestina. Sedangkan pengertian Mi’raj adalah perjalanan Nabi  dari masjidil Aqso diangkat ke Sidratul Muntaha.

14.   Menyebutkan hikmah peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad.

Hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj adalah

a.       Menghibur Nabi Muhammad atas meninggalnya orang yang dicintainya, yaitu: Siti Khotijh dan pamannya Abu Tholib

b.      Menunjukan kebesaran Allah

c.       Awal perintah sholat lima waktu

15.   Menyebutkan sahabat yang mengikuti Nabi hijrah ke Taif

Sahabat Nabi Muhammad yang menemani adalah Zaid bin Haritsah

matri diatas merupakan rangkuman dari kisi-kisi UAMBN no 1 sampai dengan 15 semoga bermanfaat bagi siswa Madrash Ibtidaiyah yang akan melaksanakan UAMN. by MI NU Tawangsari Gempol